5 Alasan Mempertahankan Pernikahan

Merasa kehidupan rumah tangga Anda bagai neraka? Jangan terburu-buru mengambil langkah, memutuskan untuk bercerai. Sebelum Anda mengunjungi pengacara, mengajukan gugatan cerai sebaiknya pertimbangkan matang-matang keputusan itu.

Membiarkan pasangan Anda hidup sendiri, mungkin tidak membuat hidup Anda berubah lebih baik. Sebaliknya, memilih jalan cerai, mungkin juga bisa berakhir lebih buruk.

Untuk itu, Anda pun perlu menyimak, lima alasan untuk tetap mempertahankan pernikahan seperti dikutip laman Yahoo News, Kamis 17 Mei 2012.

1. No body’s perfect

Setiap pasangan suami istri, pasti mengalami masalah dalam menjalani rumah tangga. Berbagai problem rumah tangga akan selalu muncul sepanjang hubungan masih berjalan. Sebagian wanita mungkin berpikir, suami yang kaya dan santai bisa bikin hidup lebih bahagia. Namun, tak selamanya demikian. Kaya dan santai tidak akan sepenuhnya menghilangkan masalah Anda. Namun, kuncinya adalah, bagaimana Anda dan pasangan saling bekerjasama menyelesaikan setiap masalah rumah tangga yang terjadi. Saling kompromi dan menurunkan ego atas nama cinta.

2. Menemukan cinta baru tidak mudah.

Data statistik 2010 ditampilkan di Infoplease.com menyatakan bahwa 20,4% laki-laki dan 13,8% perempuan di atas usia 40 belum pernah menikah. Tidak diragukan lagi, jika Anda memutuskan untuk mengakhiri pernikahan dan memilih untuk mencari pendamping hidup baru, beberapa individu itu mungkin menjadi pasangan Anda. Oleh karena itu, alasan utama untuk tetap bertahan dalam pernikahan Anda adalah, Anda mungkin tidak dapat menemukan pasangan lain, terutama jika usia Anda lebih tua.

3. Anak-anak dari perceraian menderita.

Tak peduli berapa usia anak Anda, muda atau tua, mereka akan menderita ketika melihat orangtuanya berpisah. Dan sebuah penelitian pun mengungkap bahwa, anak-anak dari orang tua yang bercerai memiliki lebih banyak masalah perilaku daripada mereka yang berasal dari keluarga utuh. Sebelum memutuskan untuk bercerai, pikirkan kembali bagaimana dampak psikologis pada anak.

4. Keuangan Anda mungkin berkurang.

Uang memang bukanlah segalanya. Namun, banyak kebutuhan rumah tangga yang harus Anda bayar dengan uang, mulai dari membayar sewa rumah, tagihan listrik, biaya makan hingga kebutuhan lainnya. Menurut Guardian.com, laki-laki rata-rata menjadi signifikan lebih kaya setelah perceraian. Wanita, di sisi lain, justru mengalami penurunan sekitar seperlima pendapatan. Fakta ini, mungkin bisa jadi pertimbangan untuk Anda para wanita.

5. Revolusi seksual sudah berakhir.

Berniat untuk berpoligami atau poliandri? Coba pikir dua kali. Jika tak kenal betul dengan calon pasangan baru yang akan Anda pilih, hati-hati penyakit menular seksual bisa saja menyerang Anda. Berpikirlah bahwa, menikah monogami dapat memiliki kehidupan seks yang jauh lebih sehat, karena Anda tidak memiliki kecemasan atau bertanya-tanya apakah pasangan Anda bersih.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s