Tren Pendidikan: Tak Perlu Hadir di Kelas

Perkembangan dunia digital turut menggerakkan sistem pendidikan ke ranahonline. Tanpa mengedepankan intensitas pertemuan tatap muka, sistem pembelajaran modern semacam ini memungkinkan siswa belajar dalam struktur yang lebih nyaman.

Sejumlah universitas di negara maju mulai menerapkan sistem ini dengan peluncuran metode perkuliahan jarak jauh. Tidak perlu menghadiri kelas. Bisa belajar dari mana saja. Setelah lulus, biasanya akan mendapat gelar khusus yang cukup diakui.

Di Indonesia, sistem pendidikan online mulai merambah di level kursus, seperti yang ditawarkan sekolah bahasa Inggris, English First (EF). Dengan misi mengatasi kesenjangan bahasa, budaya, dan wilayah geografis, EF memperkenalkan program online: Englishtown.

Siswa yang tidak mengatasi tekanan dengan baik, karena harus menyamakan ritme dengan teman-teman lainnya dapat mengambil waktu yang sesuai. Sebaliknya, siswa yang menyerap pelajaran lebih cepat dapat menggunakan program pembelajaran online, melalui materi yang lebih cocok dengan kecepatannya tersebut.

Program tersebut mengusung konsep belajar bahasa Inggris melalui internet. “Kami ingin memberikan kemudahan belajar bahasa Inggris bagi siapa saja yang memerlukan efisiensi waktu,” ujar Arleta Darusalam, Country Director EF Indonesia.

Dengan sistem belajar semacam ini, para siswa lebih leluasa menentukan waktu belajar. Tanpa perlu khawatir perbedaan zona waktu atau ketidakhadiran instruktur. Mereka bisa mengakses kelas-kelas online setiap saat.

Ada dua jenis kelas yang bisa dipilih. Kelas privat dengan instruktur dari negara berbahasa Inggris (native) dan kelas dengan grup yang terdiri atas maksimal lima orang. Kelas ini diharapkan lebih efektif, karena tak seramai kelas tradisional.

Jika merasa ragu dengan sistem pendidikan jarak jauh, simak beberapa pandanganEdudemic seputar pembelajaran online berikut.

1. Memungkinkan siswa lebih sering berinteraksi dengan teknologi. Seperti dikutip dari The Tools for Successful Online Teaching karangan Lisa Dawley, kemajuan teknologi mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

Program online mengharuskan siswanya untuk menggunakan komputer dan internet sebagai alat pencapai tujuan. Siswa akan mengerti teknologi pada tingkat yang lebih dalam dan dapat menerapkan keterampilannya melalui karier akademis atau kehidupan profesional mereka.

2. Untuk mahasiswa yang juga bekerja, program perkuliahan online jauh lebih nyaman. Memungkinkan siswa mengatur jadwal sendiri antara belajar dan bekerja. Nantinya, siswa dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi tanpa mengorbankan karier.

Dulu, banyak yang menghindari program online, karena dianggap sebagai pendidikan “rendah”. Namun kini, banyak program online yang telah mendapatkan validitas dan pengakuan bergengsi.

“Pendidikan level tinggi dengan cepat bergerak menuju pembelajaran online, meski beberapa universitas dan fakultas tetap memilih tenggelam dalam sistem tradisional,” ujar Tony Bates, konsultan pendidikan, dilansir University Bound.

Bates, yang telah bekerja untuk e-learning di Spanyol dan juga sebagai direktur pendidikan jarak jauh di Universitas British Columbia (UBC), juga yakin bahwa dalam lima hingga enam tahun berikutnya, lebih dari 60 persen mahasiswa akan mengambil kursus online.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s